Di tengah hiruk-pikuk informasi yang membanjiri media sosial, ada satu kebutuhan yang sering diabaikan: mendapatkan berita cepat dari kawasan yang jarang diliput secara langsung oleh media arus utama berbahasa Indonesia. Kanal Telegram STANCO dengan nama pengguna @rahachannll hadir mengisi celah tersebut, meski dengan cara yang cukup unik dan tidak selalu konsisten.
Konten kanal ini didominasi oleh berita-berita kilat berbahasa Persia yang berkaitan dengan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya Iran dan sekitarnya. Topik yang sering muncul mencakup perkembangan konflik bersenjata, serangan militer, pemadaman listrik massal, evakuasi wilayah industri, hingga pernyataan-pernyataan pejabat tinggi. Informasi disajikan dalam format singkat, padat, dan tanpa banyak analisis — gaya khas kanal berita darurat yang mengutamakan kecepatan di atas segalanya.
Yang menarik sekaligus membingungkan adalah deskripsi kanal yang mengklaim masuk kategori Psikologi, padahal isi kontennya sama sekali tidak menyentuh ranah psikologi. Ini bisa membingungkan calon pelanggan yang mencari konten pengembangan diri atau kesehatan mental. Selain berita keras, sesekali admin juga menyelipkan curhatan pribadi yang cukup jujur — ungkapan kelelahan, rasa hampa, dan perasaan kehilangan masa-masa terbaik hidupnya. Kontras antara berita perang dan curahan hati pribadi ini justru menciptakan nuansa yang sangat manusiawi, meski terasa tidak terstruktur.
Frekuensi posting cukup tidak menentu: bisa tiga hingga lima unggahan dalam satu pagi, lalu sepi selama berhari-hari. Tidak ada jadwal tetap, tidak ada kategorisasi konten, dan verifikasi sumber pun tidak selalu transparan. Beberapa informasi yang dibagikan berkaitan dengan klaim-klaim sensitif seperti peretasan jaringan media besar atau serangan terhadap infrastruktur, yang tentu membutuhkan kehati-hatian ekstra dari pembaca.
Dengan lebih dari 173 ribu pelanggan, kanal ini jelas memiliki basis pembaca yang besar, kemungkinan besar dari komunitas Iran atau diaspora Persia yang mencari informasi cepat tentang situasi di tanah air mereka. Bagi pembaca berbahasa Indonesia yang tidak memahami Persia, sebagian besar konten akan terasa seperti dinding teks yang tidak bisa dicerna tanpa bantuan penerjemah.
Secara keseluruhan, STANCO cocok untuk mereka yang ingin memantau perkembangan situasi di Iran dan kawasan Teluk Persia secara real-time, dengan catatan bahwa pembaca harus kritis dan tidak menelan mentah-mentah setiap informasi yang disajikan. Bagi yang mencari konten psikologi atau refleksi diri yang terstruktur, kanal ini kemungkinan besar akan mengecewakan. Potensi ada, tapi konsistensi dan transparansi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum diselesaikan.